Portal Opini Nasional & Suara Publik Independen

Viral: Wajah Lumpuh Usai Memencet Jerawat, Kasus Lish Marie Jadi Peringatan Publik

Budaya
Anonim: Penulis Anonim • Agustus 21, 2025 • 3 menit baca • Budaya
Sponsor

Jakarta – Sebuah kisah viral kembali menghebohkan media sosial. Seorang wanita bernama Lish Marie mengalami kelumpuhan wajah sementara setelah memencet jerawat yang tumbuh di area sensitif wajah. Peristiwa ini sontak menyedot perhatian warganet, karena dianggap sebagai bukti nyata betapa berbahayanya kebiasaan sepele yang sering dilakukan banyak orang. Bermula dari Aksi Memencet Jerawat Kasus ini berawal ketika Lish Marie mencoba menghilangkan…

IKLAN SPONSOR: https://msmparking.com/

Jakarta – Sebuah kisah viral kembali menghebohkan media sosial. Seorang wanita bernama Lish Marie mengalami kelumpuhan wajah sementara setelah memencet jerawat yang tumbuh di area sensitif wajah. Peristiwa ini sontak menyedot perhatian warganet, karena dianggap sebagai bukti nyata betapa berbahayanya kebiasaan sepele yang sering dilakukan banyak orang.

Bermula dari Aksi Memencet Jerawat

Kasus ini berawal ketika Lish Marie mencoba menghilangkan jerawat yang tumbuh di sekitar hidung dengan cara dipencet. Tak lama setelah itu, ia merasakan sensasi aneh pada wajahnya, hingga akhirnya diketahui bahwa sebagian wajahnya mengalami kelumpuhan sementara.

Kisah ini diunggah dalam bentuk video dan langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial, terutama TikTok dan Instagram. Ribuan komentar membanjiri unggahan tersebut, sebagian besar mengaku terkejut sekaligus takut setelah mengetahui risikonya.

Apa Itu “Triangle of Death” di Wajah?

Para ahli medis kemudian angkat bicara. Area tempat Lish Marie memencet jerawat dikenal sebagai “triangle of death” atau segitiga kematian di wajah.

Segitiga ini mencakup area dari pangkal hidung hingga kedua sudut bibir. Menurut dokter spesialis kulit, di area tersebut terdapat pembuluh darah yang terhubung langsung ke otak, sehingga infeksi akibat jerawat yang pecah bisa berisiko menyebar ke sistem saraf pusat.

“Jika infeksi dari jerawat menyebar melalui pembuluh darah, konsekuensinya bisa serius, mulai dari kelumpuhan saraf wajah hingga komplikasi berbahaya seperti meningitis atau trombosis sinus kavernosus,” jelas dr. Rina Handayani, SpKK, dalam wawancara kepada media.

Reaksi Publik: Dari Takut hingga Jadi Pelajaran

Di media sosial, banyak warganet yang mengaku takut setelah melihat kondisi Lish Marie. Beberapa bahkan mengaku selama ini mereka sering memencet jerawat tanpa menyadari risiko medis yang menyertainya.

“Selama ini saya pikir jerawat cuma masalah kulit biasa. Ternyata bisa sampai lumpuh wajah, ngeri banget,” tulis salah satu netizen di Twitter/X.

Video Lish Marie pun kini digunakan sejumlah kreator konten medis dan edukasi kesehatan sebagai contoh nyata bahaya memencet jerawat sendiri tanpa penanganan tepat.

Perspektif Medis: Apa yang Harus Dilakukan?

Dokter kulit menekankan bahwa penanganan jerawat sebaiknya dilakukan dengan cara medis, bukan dengan tangan kosong.
Beberapa langkah yang disarankan antara lain:

Menggunakan obat jerawat yang mengandung benzoyl peroxide atau asam salisilat.

Mengompres jerawat dengan air hangat untuk mengurangi peradangan.

Berkonsultasi ke dokter kulit jika jerawat meradang atau tumbuh di area berbahaya.

Menghindari kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan yang kotor.

“Jerawat memang mengganggu, tapi memencetnya justru memperbesar risiko infeksi. Edukasi seperti kasus Lish Marie ini penting agar masyarakat lebih waspada,” tambah dr. Rina.

Viral yang Bermanfaat: Alarm Kesehatan Publik

Meski bermula dari kisah pribadi yang menyedihkan, kasus Lish Marie kini menjadi alarm kesehatan publik. Banyak media internasional ikut memberitakan, dan pakar medis menjadikan kasus ini contoh untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan kulit yang benar.

Fenomena viral semacam ini menunjukkan bahwa media sosial bisa menjadi ruang edukasi, meski awalnya muncul dari konten yang mengejutkan.

Penutup

Kasus viral kelumpuhan wajah akibat memencet jerawat di area “triangle of death” yang dialami Lish Marie memberikan pelajaran berharga. Tindakan sepele ternyata bisa berujung pada risiko medis serius.

Bagi masyarakat, pesan yang perlu diingat adalah: jangan sembarangan memencet jerawat, terutama di area sensitif. Lebih baik mengandalkan metode medis yang aman, atau berkonsultasi langsung ke tenaga profesional.

Sebagaimana diungkap banyak warganet, kisah ini bukan sekadar viral sesaat, melainkan peringatan nyata tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit dengan bijak

Butuh Palang Parkir Otomatis?
Kenali solusi MSM Parking untuk perumahan, mall, dan RSUD. Klik di sini.
771SHARES7kVIEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *