Portal Opini Nasional & Suara Publik Independen

Integrasi Palang Parkir SPKLU dengan Smart Parking – Mendukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Teknologi
Anonim: Penulis Anonim • Agustus 25, 2025 • 3 menit baca • Teknologi
Sponsor

Pendahuluan Perkembangan kendaraan listrik (EV) di Indonesia mendorong kebutuhan infrastruktur pengisian daya yang memadai. Pemerintah melalui PLN telah memperbanyak pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai kota. Namun, masih ada tantangan besar: ketertiban area charging dan efisiensi penggunaan fasilitas. Di sinilah konsep integrasi palang parkir SPKLU dengan sistem smart parking menjadi penting. Dengan teknologi ini, kendaraan listrik bisa…

IKLAN SPONSOR: https://msmparking.com/

Pendahuluan

Perkembangan kendaraan listrik (EV) di Indonesia mendorong kebutuhan infrastruktur pengisian daya yang memadai. Pemerintah melalui PLN telah memperbanyak pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai kota. Namun, masih ada tantangan besar: ketertiban area charging dan efisiensi penggunaan fasilitas.

Di sinilah konsep integrasi palang parkir SPKLU dengan sistem smart parking menjadi penting. Dengan teknologi ini, kendaraan listrik bisa lebih teratur saat mengisi daya, operator dapat memantau secara real-time, dan pengguna menikmati pengalaman yang praktis serta cashless.

Apa Itu Integrasi Palang Parkir & SPKLU?

Integrasi berarti palang parkir otomatis tidak lagi berdiri sendiri, melainkan terhubung langsung dengan:

Sistem SPKLU → mengunci akses sampai pengguna melakukan otorisasi charging.

Smart Parking Dashboard → menampilkan status slot charging, jumlah kendaraan, hingga laporan pendapatan.

Aplikasi Mobile (misalnya PLN Mobile) → pengguna cukup scan QR atau RFID untuk membuka palang sekaligus memulai charging.

Cara Kerja Sistem Terintegrasi

Kendaraan masuk ke area SPKLU.
Pengemudi melakukan otorisasi via QRIS, aplikasi, atau RFID.

Palang parkir terbuka.
Hanya kendaraan yang telah terverifikasi dapat masuk.

Charging dimulai.
Sistem mendeteksi bahwa kendaraan sedang mengisi daya.

Selesai charging → bayar otomatis.
Tagihan terintegrasi dengan sistem pembayaran cashless.

Palang terbuka untuk keluar.
Kendaraan keluar, slot SPKLU kembali tersedia.

Teknologi yang Digunakan

Barrier Gate Otomatis dengan motor cepat & sensor loop detector.

ANPR (Automatic Number Plate Recognition) untuk mendeteksi kendaraan EV terdaftar.

RFID / QRIS Payment untuk akses & pembayaran.

Smart Parking Dashboard yang menampilkan data penggunaan SPKLU secara real-time.

Integrasi IoT agar palang, charger, dan aplikasi mobile saling terkoneksi.

Manfaat Integrasi untuk Ekosistem EV

Tertib & Aman
Hanya kendaraan listrik yang bisa menggunakan SPKLU.

Efisiensi Slot
Mengurangi kasus blocking station oleh kendaraan non-EV.

Transparansi
Semua transaksi tercatat otomatis, operator bisa audit kapan saja.

Kenyamanan Pengguna
Tidak perlu antre manual, cukup scan QR di aplikasi untuk membuka palang.

Mendukung Smart City
Bagian dari ekosistem transportasi hijau berbasis digital.

Estimasi Biaya Implementasi
Paket Isi Harga Estimasi Skema
SPKLU Basic Palang otomatis + QR Scanner Rp 40–50 juta Jual putus/sewa
SPKLU Standard 2 gate + dashboard online + RFID Rp 80–100 juta Sewa Rp 4–5 jt/bln
SPKLU Premium Palang + ANPR + integrasi penuh PLN Mobile Rp 120–180 juta BOT / Revenue Sharing
Contoh Implementasi

Jakarta → SPKLU di mall sudah memakai barrier otomatis + aplikasi PLN Mobile.

Bandung → kawasan industri menggunakan SPKLU dengan dashboard real-time untuk memantau charging ratusan karyawan.

Surabaya → palang SPKLU terintegrasi dengan ANPR untuk mengidentifikasi kendaraan yang terdaftar sebagai EV.

Tantangan & Solusi

Tantangan: kendaraan non-EV yang parkir di SPKLU.

Solusi: ANPR + palang parkir otomatis.

Tantangan: pengguna yang terlalu lama menempati slot setelah charging selesai.

Solusi: sistem timer otomatis & notifikasi ke aplikasi.

Tantangan: biaya investasi tinggi.

Solusi: skema BOT atau revenue sharing dengan operator parkir.

Kesimpulan

Integrasi palang parkir dengan SPKLU dan smart parking adalah langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dengan sistem ini, area charging lebih tertib, operator lebih efisien, dan pengguna lebih nyaman.

👉 Bagi pengelola SPKLU maupun mall/pusat perbelanjaan, sudah saatnya melengkapi fasilitas charging dengan palang parkir pintar agar selaras dengan visi smart city dan green energy.

Butuh Palang Parkir Otomatis?
Kenali solusi MSM Parking untuk perumahan, mall, dan RSUD. Klik di sini.
655SHARES2.2kVIEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *